LEAN vs SIX SIGMA : Test Pengetahuan anda sendiri disini

Lean vs Six Sigma: Interactive Presentation

🏭 Lean vs Six Sigma

Memahami Perbedaan Metodologi Peningkatan Proses Bisnis

1 / 5

🎯 Pengenalan Metodologi

Dua metodologi utama dalam peningkatan kualitas dan efisiensi:

LEAN dan SIX SIGMA

Tujuan Sama: Menghilangkan pemborosan dan meningkatkan efisiensi sistem

🔍 Perbedaan: Pendekatan untuk mencapai tujuan berbeda signifikan

📖 Definisi dan Prinsip

🏃‍♂️ LEAN

Definisi: Mengurangi pemborosan dan menambah nilai produk/layanan

Prinsip: Pemborosan = langkah yang tidak dinilai pelanggan

Filosofi: "Eliminate waste, maximize value"

📊 SIX SIGMA

Definisi: Metodologi berbasis data untuk peningkatan proses

Prinsip: Teknik untuk mengurangi variasi proses

Filosofi: "Reduce variation, improve quality"

🏛️ Asal Usul

🚗 LEAN (1940s)

Pencetus: Shigeo Shingo & Taiichi Ohno

Perusahaan: Toyota

Asal: Toyota Production System

📱 SIX SIGMA (1980s)

Pencetus: Bill Smith

Perusahaan: Motorola

Asal: Industri Elektronik

🎯 Fokus dan Pendekatan

⚡ LEAN = SPEED

  • Eliminasi waste
  • Meningkatkan speed
  • Mengurangi flow time
  • Observation-driven
  • Infrastruktur implisit

🎯 SIX SIGMA = QUALITY

  • Mengurangi variasi
  • Meningkatkan quality
  • Uniform process output
  • Data-driven
  • Infrastruktur eksplisit

🛠️ Tools dan Teknik (tekan untuk tahu)

🏃‍♂️ LEAN TOOLS

  • 5S (Sort, Set, Shine, Standardize, Sustain)
    🏃‍♂️ 5S System

    Metodologi untuk menciptakan lingkungan kerja yang teratur dan efisien.

    Contoh: Di pabrik - alat disusun berdasarkan frekuensi, area dibersihkan setiap shift, standar visual diterapkan.
  • 5W (5 Why Analysis)
    ❓ 5 Why Analysis

    Teknik analisis akar masalah dengan bertanya "mengapa" 5x berturut-turut.

    Contoh: Mesin stop → Why? Overheat → Why? Coolant habis → Why? Ada kebocoran → dst.
  • Andon (Visual Management)
    🚦 Andon System

    Sistem visual yang memungkinkan pekerja menghentikan lini produksi saat ada masalah.

    Contoh: Lampu hijau (normal), kuning (perhatian), merah (stop). Pekerja tarik cord jika ada defect.
  • Gemba Walk
    👁️ Gemba Walk

    Observasi langsung ke lokasi kerja untuk memahami proses dan identifikasi waste.

    Contoh: Manager turun ke shop floor 30 menit/hari, amati alur kerja, bicara dengan operator.
  • Value Stream Mapping
    🗺️ Value Stream Mapping

    Teknik visualisasi untuk memetakan seluruh alur proses dari supplier hingga customer.

    Contoh: Mapping order → raw material → processing → QC → shipping dengan detail waktu dan inventory.
  • TIMWOODS (8 Wastes)
    🗑️ TIMWOODS

    8 jenis pemborosan: Transport, Inventory, Motion, Waiting, Over-processing, Over-production, Defects, Skills.

    Contoh: Transport berlebih, stock menumpuk, gerakan tidak efisien, menunggu approval.

📊 SIX SIGMA TOOLS

  • Histograms
    📊 Histogram

    Grafik batang yang menunjukkan distribusi frekuensi data numerik untuk analisis pola dan variasi.

    Contoh: Analisis waktu siklus produksi: berapa sering produk selesai dalam rentang 10-15 menit, 15-20 menit, dll.
  • Pareto Charts
    📈 Pareto Chart

    Diagram analisis prinsip 80/20: 80% masalah disebabkan 20% faktor, diurutkan dari terbesar.

    Contoh: Customer complaint: 60% late delivery, 25% defect, 10% wrong spec → focus pada delivery.
  • Regression Analysis
    📉 Regression Analysis

    Analisis statistik untuk mengidentifikasi hubungan dan pengaruh antar variabel dalam proses.

    Contoh: Hubungan temperatur oven (X) dengan kualitas produk (Y), atau training vs produktivitas.
  • Statistical Process Control
    📊 Statistical Process Control

    Sistem monitoring proses menggunakan control chart untuk membedakan variasi normal vs abnormal.

    Contoh: Control chart dimensi produk: UCL 10.5mm, LCL 9.5mm, jika diluar limit → investigasi.
  • DMAIC (Improve existing)
    🔄 DMAIC Methodology

    Define → Measure → Analyze → Improve → Control. Framework sistematis untuk improvement project.

    Contoh: Define: Reduce complaint → Measure: 5% rate → Analyze: Root cause → Improve & Control.
  • DMADV (Design new)
    🏗️ DMADV Methodology

    Define → Measure → Analyze → Design → Verify. Framework untuk merancang proses/produk baru.

    Contoh: Design proses baru: Define requirement → Measure benchmark → Analyze → Design → Verify.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PPIC Learning Module - Dashboard

Apa itu RTO dan RPO dalam ISO 22301? Pelajari perbedaan antara Recovery Time Objective dan Recovery Point Objective serta cara menetapkannya dalam perencanaan kelangsungan bisnis, khususnya untuk organisasi dan BUMN di Indonesia