Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2025

Pengeringan kayu singkat untuk ketebalan 4 cm keatas dengan High Frequency Vacum Dryer (updated link)

Gambar
Hare geneee Ngeringkan kayu tebal 50 mm sebulan? Mana tahan nungguin 🤣 belum lagi masalah retak dan tidak rata  Pengeringan kayu dengan kaidah tekanan vacuum dan high frequency untuk kayu tebal lebih dari 20 mm keatas sangat cocok. Bahkan untuk ketebalan 80 mm pun kayu akan kering dengan cepat jika dibandingkan dengan angin angin di luar ataupun dengan pengeringan konvensional hot Waters, hot oil, maupun dengan steam. Saya menggunakan High Frequency vacuum dryer ini setelah melihat beberapa perusahaan di Jawa Tengah memakai merek yang tergolong baru di Indonesia. kayu tebal campur pun tidak masalah, kapasitas kayu sekitar 4 m3 yang di jepara Cara kerjanya sih sekilas adalah pada intinya beberapa elemen yang dipasang dengan jarak tertentu di sela sela kayu. Dipanaskan dengan aliran listrik dan gelombang RF di dalam ruangan vacuum. Kenapa Vacuum, karena titik didih pada kondisi vacuum akan lebih rendah dari titik didih air pada tekanan udara normal.  Diagram prins...

ISO 22301:2019 – Sistem Manajemen Keberlangsungan Bisnis (Terjemahan Bahasa Indonesia)

Gambar
ISO 22301:2019 – Terjemahan Bahasa Indonesia Keamanan dan Ketahanan — Sistem Manajemen Keberlangsungan Bisnis — Persyaratan Pendahuluan 0.1 Umum Dokumen ini menentukan struktur dan persyaratan untuk menerapkan dan memelihara sistem manajemen keberlangsungan bisnis (Business Continuity Management System / BCMS) yang mengembangkan keberlangsungan bisnis yang sesuai dengan tingkat dan jenis dampak yang dapat atau tidak dapat diterima oleh organisasi setelah terjadi gangguan. Hasil dari pemeliharaan BCMS dipengaruhi oleh persyaratan hukum, regulasi, organisasi, dan industri tempat organisasi beroperasi, produk dan layanan yang disediakan, proses yang digunakan, ukuran dan struktur organisasi, serta kebutuhan dari pihak-pihak berkepentingan. Sebuah BCMS menekankan pentingnya: memahami kebutuhan organisasi dan perlunya menetapkan kebijakan dan tujuan keberlangsungan bisnis; mengoperasikan dan memelihara proses, kapabilitas, dan struktur respons untuk memastikan organisasi dapat ...

Apa itu RTO dan RPO dalam ISO 22301? Pelajari perbedaan antara Recovery Time Objective dan Recovery Point Objective serta cara menetapkannya dalam perencanaan kelangsungan bisnis, khususnya untuk organisasi dan BUMN di Indonesia

Gambar
ini adalah suplemen kalo kata trainer ISO, jadi ada 2 istilah yang sangat berbeda dari ISO mutu atau  lingkungan yaitu RTO RPO Apa itu RTO dan RPO dalam ISO 22301? Pelajari perbedaan antara Recovery Time Objective dan Recovery Point Objective serta cara menetapkannya dalam perencanaan kelangsungan bisnis, khususnya untuk organisasi dan BUMN di Indonesia Berikut ini terjemahan dari artikel “RTO and RPO: What is the difference between Recovery Time Objective and Recovery Point Objective?”   RTO dan RPO: Apa Perbedaan antara Recovery Time Objective dan Recovery Point Objective ? Dejan Kosutic Diperbarui: 13 Desember 2023 Saat mengembangkan Business Continuity Plans (BCP) atau Disaster Recovery Plans (DRP), dua istilah yang sering muncul adalah: Recovery Time Objective (RTO) dan Recovery Point Objective (RPO) . Meskipun sangat penting dalam BCP dan DRP, RTO dan RPO bukanlah konsep yang mudah dipahami, sehingga dapat menyebabkan rencana yang terlalu banyak menggunakan sumb...

OEE dan fungsi penting dalam struktur GM operasional menggunakannya (part 2 end)

Gambar
Lanjutan kemarin yuk biar gak lupa  12. Waiting Time Report 🧾 Pengertian Waiting Time Report adalah laporan yang mencatat waktu tunggu mesin atau operator karena ketidaksiapan faktor pendukung produksi, seperti keterlambatan bahan, alat, informasi, atau persetujuan QC. Laporan ini sangat penting untuk mengurangi pemborosan waktu dan meningkatkan flow produksi. 📊 Struktur Report: Kolom Umum: a. Tanggal & waktu kejadian b. Line/mesin terdampak c. Penyebab tunggu (material, alat, QC, info) d. Durasi tunggu e. Unit produksi yang tertunda f. Penanggung jawab area g. Tindakan korektif Baris Umum: Setiap kejadian tunggu ditulis sebagai 1 baris Bisa difilter berdasarkan shift, jenis loss, atau area 🪵 Contoh dalam Industri Woodworking (Flooring/Decking): Tanggal: 12 Juli 2025 Mesin: Coating UV Line Penyebab: Bahan topcoat belum datang dari gudang Durasi tunggu: 45 menit Unit tertunda: 240 lembar decking Tindakan: Koordinasi ulang SOP pemesanan antar shift...