Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2024

Analisis Perbandingan ISO 50001:2018 dan ISO 9001:2015: Manajemen Energi vs Manajemen Mutu

Gambar
Mengelola energi secara efisien menjadi semakin penting di era modern ini, terutama bagi perusahaan yang ingin berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan dan pengurangan biaya operasional. Salah satu pendekatan yang dapat diadopsi adalah dengan menerapkan Sistem Manajemen Energi (SMEn) berdasarkan standar ISO 50001:2018. Standar ini menyediakan kerangka kerja yang sistematis dan berbasis data untuk meningkatkan kinerja energi secara berkelanjutan. ISO 50001:2018 mencakup berbagai elemen yang penting dalam manajemen energi, mulai dari penetapan kebijakan energi, perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, hingga peningkatan berkelanjutan. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam tentang pengenalan ISO 50001:2018, persyaratannya, pengukuran kinerja energi, serta keuntungan penerapan SMEn dalam organisasi. Pengenalan ISO 50001:2018 ISO 50001:2018 adalah standar internasional yang menyediakan kerangka kerja untuk menetapkan kebijakan, prosedur, dan tugas tertentu yang diperlukan un...

Bambu: Masa Depan Ramah Lingkungan untuk Furniture dan Lantai

Gambar
Seiring meningkatnya permintaan global untuk bahan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, bambu telah muncul sebagai pilihan utama dalam revolusi hijau ini. Bukan hanya karena bambu merupakan bahan yang serbaguna dan estetis, tetapi juga karena memberikan banyak manfaat lingkungan. Mari kita jelajahi mengapa bambu menjadi pilihan utama untuk furniture dan lantai, dan bagaimana bambu menjadi alternatif yang layak menggantikan kayu tradisional. Artikel berikut saya tulis dari serangkaian persiapan sebelumnya untuk konsultan bambu sebagai industri di daerah bali terkait produk chopstik, yang mengalami kesulitan di pengeringan dan persiapan lab yang mereka butuhkan Kebangkitan Bambu di Pasar Global Pasar bambu global telah mengalami pertumbuhan yang luar biasa, dengan nilai pasar internasional untuk bambu komersial diproyeksikan mencapai $17 miliar pada tahun 2015​ Peningkatan ini didorong oleh fleksibilitas dan keberlanjutan bambu, menjadikannya bahan ideal untuk berbagai aplikasi, ...

Obrolan Kita tentang kayu Gmelina Jati Putih di grup Whatsapp Profesional KD

Gambar
Semenjak 2019 buat grup professional Kiln Dry, kita jarang sekali mendapati obrolan seru terkait schedule perkayuan dan pengalaman kita, Grup ini memang tidak banyak orang, karena memang KD operator atau orang yang berkecimpung di bidang pengeringan kayu jarang sama sama membuka obrolan  Gmelina atau Jati Putih tidak bisa dikasari  Jati putih, dikenal juga sebagai jati Belanda atau pinus Radiata, memiliki sifat mekanis yang baik sehingga banyak digunakan dalam berbagai aplikasi. Berikut adalah beberapa sifat mekanisnya: Kekuatan Tarik (Tensile Strength) : Modulus Pecah (MOR) : Sekitar 75-95 MPa, menunjukkan kemampuan kayu untuk menahan beban tarik. Modulus Elastisitas (MOE) : Sekitar 8,000-10,000 MPa, menunjukkan kekakuan kayu atau kemampuan kayu untuk kembali ke bentuk semula setelah dilepaskan dari beban. Kekerasan : Jati Belanda memiliki kekerasan sedang, sekitar 2.5-3.5 kN pada skala Janka, menunjukkan ketahanannya terhadap goresan dan lekukan. Kekuatan Lentur : Memiliki d...